Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan cepat-cepat ke dapur menyiapkan sarapan.
Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.Kemudian ia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecilke sekolah taman kanak-kanak.Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.Selesai memasak, ia mencuci piring-piring bekas makan pagi dan peralatan yang telah dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama pulang, ia makan siang bersama kedua anaknya.Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayar listrik dan telepon. Disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan cepat-cepat ia pergi ke bank terdekat untuk membayar tagihan tersebut.Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televisi. Sore harinya ia menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah itu membantu mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan tidur terlelap. Tentu masih ada'pekerjaan- pekerjaan kecil lainnya' yangharus dikerjakan.Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, "Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi."Tuhan menjawab:"Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil."
Monday, April 27, 2009
Wednesday, April 15, 2009
Shalom saudara-saudariku dalam Kristus,
Alasan saya menulis renungan hari ini karena ada anggota komsel yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Salah satu pertanyaannya kurang lebih adalah: “Bagaimana cara anak Tuhan yang kekurangan (dalam materi) bisa menjaga imannya disaat-saat yang melarat tersebut?”
Sepertinya teman saya juga memberikan pertanyaan-pertanyan yang tidak langsung seperti:
“Mengapa Tuhan membiarkan adanya orang miskin di dunia ini?”
“Apakah Tuhan tidak adil?”
Sebenarnya saya tidak yakin saya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit tersebut. Cuma saya akan memberikan sejumlah ayat-ayat firman Tuhan yang berhubungan dengan hal-hal tersebut. Saya doakan Tuhan yang memberi jawaban kepada saudara-saudari yang membutuhkan jawaban. Roh Tuhan ada di dalam setiap kita yang percaya dan Dia yang membantu kita mengartikan dan mengapplikasikan firmanNya dengan benar.
Kita haruslah yakin bahwa Tuhan kita adalah maha penyayang dan maha adil. Biarpun kita tidak yakinpun, sifat-dasar Tuhan tetaplah demikian. Dia tidak berubah karena kita tidak beriman padaNya, seperti yang tertulis di 1 Yohanes 4:8 “...sebab Allah adalah kasih”.
Sangat penting kita mengerti tentang kebenaran ini, supaya mencegah kita ‘menghakimi’ Tuhan karena keterbatasan pengetahuan kita tentang Dia. Tuhan mengasihi semua manusia tanpa syarat. Dia tidak memandang rupa, kekayaan, kekuasaan dan hal-hal lain yang bersifat fana. Tuhan memandang apa yang ada ‘di dalam’ kita daripada yang ada di luar kita.
Untuk mengenal pribadi Tuhan secara benar, haruslah kita mendalami firmanNya. Dibawah ini, ada beberapa point yang saya akan bagikan (yang didukung oleh ayat-ayat firman Allah), semoga bisa membantu kita semua mencari jawaban:
1) Tuhan sangat peduli pada kaum miskin
Ulangan 26:12 = ‘...dalam tahun yang ketiga... persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.’
Lukas 7:22 = ‘Dan Yesus menjawab...: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes...: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.’
2) Tuhan adalah sumber segala kekayaan:
a) Dia memiliki segalanya:
Keluaran 19:5 = ‘...sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.’
Ps 24:1 = ‘...Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya,’
Hagai 2:9 = ‘Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman Tuhan semesta alam.’
1Kor 10:26 = ‘...bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.’
b) Dia memberikan kekayaan:
Kejadian 26:12 = ‘Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat, sebab ia diberkati Tuhan.
Ulangan 8:16-18 = ‘ ...di padang gurun memberi engkau manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkanNya hatimu dan dicobai-Nya (kalau disesuaikan dengan versi inggrisnya, lebih cocok ‘diuji’ ) engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya. Maka janganlah kaukatakan...: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya....’
c) Dia memutuskan siapa yang kaya dan miskin :
1 Sam 2:7 = ‘Tuhan membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan dan meninggikan juga.’
Amsal 10:22 = ‘Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.’
Proverbs 22:2 (Amsal 22:2) = ‘Rich and poor have this in common: The Lord is the Maker of them all.’ (saya menggunakan versi inggris karena lebih tepat artinya yang diterjemahkan langsung ke bahasa indonesia: ‘Orang kaya dan orang miskin mempunyai satu kesamaan: Tuhan-lah pencipta mereka semua.’)
3) Contoh-contoh orang miskin di alkitab:
a) Naomi&Ruth (Rut 1)
b) Janda di Sarfat (1 Raja-raja 17)
c) Tuhan Yesus sendiri (Matius 8:20)
2 Kor 8:9 = ‘Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia yang oleh karena kamu menjadi miskin sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.’
d) Paulus dalam beberapa waktu tertentu (Filipi 4:12)
4) Penyebab kemiskinan:
a. Karena pilihan Tuhan = 1 Sam 2:7
b. Pemerasan/penindasan oleh orang kaya =
Yesaya 3:14-15
Yeremia 2:34
Amos 2:6-8
Yakobus 2:6
c. Akibat dari:
Kemalasan = Amsal 6:9-11
Ketergesa-gesaan = Amsal 21:5
Mabuk-mabukan = Amsal 23:21
Ketamakan = Pr 22:16
5) Hukum-hukum yang diberikan untuk melindungi orang miskin:
-Mengatasi kemiskinan: Ulangan 15:4-11
-Tidak boleh mengambil keuntungan dari orang miskin = Keluaran 22:22-23
-Upah harian orang miskin haruslah dibayar= Ulangan 24:14-15
-Orang miskin diperbolehkan mengumpulkan sisa panen = Imamat 19:10, Ulangan 24:19-21
-Peraturan-peraturan tentang barang gadaian = Ulangan 24:10-13
-Orang miskin janganlah dikenakan bunga pinjaman = Keluaran 22:25 , Imamat 25:36
- Tahun penghapusan hutang = Ulangan 15:1-11
-Tahun Yobel = Imamat 25:5-55
-Pengadilan yang tanpa pandang bulu bagi orang miskin dan kaya = Keluaran 23:2-3, Ulangan 1:17, Amsal 31:9
6) Berkat-berkat kepada mereka yang berbuat baik kepada orang miskin:
-Takhtanya tetap kokoh =Mazmur 72:1-5, Amsal 29:14
-Kebajikannya tetap untuk selama-lamanya: Mazmur 112:9, Yesaya 58:6-8
-Tuhan akan menjawab doa-doa mereka: Yesaya 58:6-7,9
-Mereka akan menerima upah (pahala) dari Tuhan : Amsal 14:21, Amsal 19:17, Amsal 22:9,
-Mereka akan beroleh harta di surga: Matius 19:21, Lukas 12:33, Lukas 19:8-9
7) Allah sebagai tumpuan pengharapan orang miskin:
-Dia-lah tempat perlindungan mereka: Mazmur 14:6, Yesaya 25:4
-Dialah penyelamat mereka: Mazmur 12:6
-Dialah pembebas mereka: 1 Samuel 2:8, Mazmur 34:7, Mazmur 113:7
-Dialah penolong mereka: Ps 40:18, Ps 70:6, Yesaya 41:17
-Dialah yang memenuhi segala keperluan mereka: Mazmur 132:15, Yesaya 61:1-3
Conclusion: Mohon maaf bila renungan ini terlalu panjang dan saya tidak menulis ayat-ayat secara mendetil karena bisa tambah panjang. Juga harap dimaklumi bila ada kesalahan atau keterbatasan dalam perbendaharaan kata yang dipakai. Bila ada saran-saran yang membangun, saya akan menerimanya dengan senang hati. Saya harap renungan ini bisa membantu bagi yang membutuhkan. Yakinilah bahwa Tuhan akan memenuhi segala sesuatu yang kita (anak-anaknya) butuhkan (secara materi maupun rohani). Berpeganglah pada ayat ini:“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” ( Filipi 4:19 )
Gbu all,
Andreas ( kelompok cell100)
Alasan saya menulis renungan hari ini karena ada anggota komsel yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Salah satu pertanyaannya kurang lebih adalah: “Bagaimana cara anak Tuhan yang kekurangan (dalam materi) bisa menjaga imannya disaat-saat yang melarat tersebut?”
Sepertinya teman saya juga memberikan pertanyaan-pertanyan yang tidak langsung seperti:
“Mengapa Tuhan membiarkan adanya orang miskin di dunia ini?”
“Apakah Tuhan tidak adil?”
Sebenarnya saya tidak yakin saya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sangat sulit tersebut. Cuma saya akan memberikan sejumlah ayat-ayat firman Tuhan yang berhubungan dengan hal-hal tersebut. Saya doakan Tuhan yang memberi jawaban kepada saudara-saudari yang membutuhkan jawaban. Roh Tuhan ada di dalam setiap kita yang percaya dan Dia yang membantu kita mengartikan dan mengapplikasikan firmanNya dengan benar.
Kita haruslah yakin bahwa Tuhan kita adalah maha penyayang dan maha adil. Biarpun kita tidak yakinpun, sifat-dasar Tuhan tetaplah demikian. Dia tidak berubah karena kita tidak beriman padaNya, seperti yang tertulis di 1 Yohanes 4:8 “...sebab Allah adalah kasih”.
Sangat penting kita mengerti tentang kebenaran ini, supaya mencegah kita ‘menghakimi’ Tuhan karena keterbatasan pengetahuan kita tentang Dia. Tuhan mengasihi semua manusia tanpa syarat. Dia tidak memandang rupa, kekayaan, kekuasaan dan hal-hal lain yang bersifat fana. Tuhan memandang apa yang ada ‘di dalam’ kita daripada yang ada di luar kita.
Untuk mengenal pribadi Tuhan secara benar, haruslah kita mendalami firmanNya. Dibawah ini, ada beberapa point yang saya akan bagikan (yang didukung oleh ayat-ayat firman Allah), semoga bisa membantu kita semua mencari jawaban:
1) Tuhan sangat peduli pada kaum miskin
Ulangan 26:12 = ‘...dalam tahun yang ketiga... persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.’
Lukas 7:22 = ‘Dan Yesus menjawab...: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes...: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.’
2) Tuhan adalah sumber segala kekayaan:
a) Dia memiliki segalanya:
Keluaran 19:5 = ‘...sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.’
Ps 24:1 = ‘...Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya,’
Hagai 2:9 = ‘Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman Tuhan semesta alam.’
1Kor 10:26 = ‘...bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.’
b) Dia memberikan kekayaan:
Kejadian 26:12 = ‘Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat, sebab ia diberkati Tuhan.
Ulangan 8:16-18 = ‘ ...di padang gurun memberi engkau manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkanNya hatimu dan dicobai-Nya (kalau disesuaikan dengan versi inggrisnya, lebih cocok ‘diuji’ ) engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya. Maka janganlah kaukatakan...: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya....’
c) Dia memutuskan siapa yang kaya dan miskin :
1 Sam 2:7 = ‘Tuhan membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan dan meninggikan juga.’
Amsal 10:22 = ‘Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.’
Proverbs 22:2 (Amsal 22:2) = ‘Rich and poor have this in common: The Lord is the Maker of them all.’ (saya menggunakan versi inggris karena lebih tepat artinya yang diterjemahkan langsung ke bahasa indonesia: ‘Orang kaya dan orang miskin mempunyai satu kesamaan: Tuhan-lah pencipta mereka semua.’)
3) Contoh-contoh orang miskin di alkitab:
a) Naomi&Ruth (Rut 1)
b) Janda di Sarfat (1 Raja-raja 17)
c) Tuhan Yesus sendiri (Matius 8:20)
2 Kor 8:9 = ‘Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia yang oleh karena kamu menjadi miskin sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.’
d) Paulus dalam beberapa waktu tertentu (Filipi 4:12)
4) Penyebab kemiskinan:
a. Karena pilihan Tuhan = 1 Sam 2:7
b. Pemerasan/penindasan oleh orang kaya =
Yesaya 3:14-15
Yeremia 2:34
Amos 2:6-8
Yakobus 2:6
c. Akibat dari:
Kemalasan = Amsal 6:9-11
Ketergesa-gesaan = Amsal 21:5
Mabuk-mabukan = Amsal 23:21
Ketamakan = Pr 22:16
5) Hukum-hukum yang diberikan untuk melindungi orang miskin:
-Mengatasi kemiskinan: Ulangan 15:4-11
-Tidak boleh mengambil keuntungan dari orang miskin = Keluaran 22:22-23
-Upah harian orang miskin haruslah dibayar= Ulangan 24:14-15
-Orang miskin diperbolehkan mengumpulkan sisa panen = Imamat 19:10, Ulangan 24:19-21
-Peraturan-peraturan tentang barang gadaian = Ulangan 24:10-13
-Orang miskin janganlah dikenakan bunga pinjaman = Keluaran 22:25 , Imamat 25:36
- Tahun penghapusan hutang = Ulangan 15:1-11
-Tahun Yobel = Imamat 25:5-55
-Pengadilan yang tanpa pandang bulu bagi orang miskin dan kaya = Keluaran 23:2-3, Ulangan 1:17, Amsal 31:9
6) Berkat-berkat kepada mereka yang berbuat baik kepada orang miskin:
-Takhtanya tetap kokoh =Mazmur 72:1-5, Amsal 29:14
-Kebajikannya tetap untuk selama-lamanya: Mazmur 112:9, Yesaya 58:6-8
-Tuhan akan menjawab doa-doa mereka: Yesaya 58:6-7,9
-Mereka akan menerima upah (pahala) dari Tuhan : Amsal 14:21, Amsal 19:17, Amsal 22:9,
-Mereka akan beroleh harta di surga: Matius 19:21, Lukas 12:33, Lukas 19:8-9
7) Allah sebagai tumpuan pengharapan orang miskin:
-Dia-lah tempat perlindungan mereka: Mazmur 14:6, Yesaya 25:4
-Dialah penyelamat mereka: Mazmur 12:6
-Dialah pembebas mereka: 1 Samuel 2:8, Mazmur 34:7, Mazmur 113:7
-Dialah penolong mereka: Ps 40:18, Ps 70:6, Yesaya 41:17
-Dialah yang memenuhi segala keperluan mereka: Mazmur 132:15, Yesaya 61:1-3
Conclusion: Mohon maaf bila renungan ini terlalu panjang dan saya tidak menulis ayat-ayat secara mendetil karena bisa tambah panjang. Juga harap dimaklumi bila ada kesalahan atau keterbatasan dalam perbendaharaan kata yang dipakai. Bila ada saran-saran yang membangun, saya akan menerimanya dengan senang hati. Saya harap renungan ini bisa membantu bagi yang membutuhkan. Yakinilah bahwa Tuhan akan memenuhi segala sesuatu yang kita (anak-anaknya) butuhkan (secara materi maupun rohani). Berpeganglah pada ayat ini:“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” ( Filipi 4:19 )
Gbu all,
Andreas ( kelompok cell100)
Subscribe to:
Posts (Atom)
